RYGUN PHOTOGRAPHY

My Video

Loading...

Aquarium Fish (Ikan)

Sabtu, 03 November 2012

SANDHI MURTI Berawal dari AKSARA



Kiprah Perguruan Sandhi Murti yang berlatar pencak silat dan ilmu Olah Bathin serta pernapasan, sudah sampai ke mancanegara, terutama di negara negara Eropa seperti Bulgaria, Belanda, Romania hingga Amerika Serikat.

Melalui acara Dapur Olah Kreatif (DOK) di warung Tresni, jln. Drupadi 54 Renon Denpasar Bali, tgl 3 nov 2012 semalam membahas mengenai kegiatan dari Sandhi Murti dengan berbagai muridnya di seluruh eropa serta bagaimana peranan Aksara Bali yang sangat dikagumi di belahan eropa timur, serta luar negeri.

Diskusi yang dipandu oleh Iwan Darmawan (moderator) bersama Pendiri Sandhi Murti yaitu Bapak I Gusti Ngurah Harta atau yang akrab disapa "TuRah " (orang luar negeri menyebutnya "Tora") mengatakan perguruan Sandhi Murti ini adalah penyempurnaan dari ilmu "Lembu sekilan" yakni ilmu yang paling efektif untuk menjaga keselamatan lahir dan batin. Tujuannya hanya untuk perlindungan diri. Dengan ilmu ini semua pukulan, senjata tajam, dikeroyok tidak akan satupun yang dapat mengenai tubuh. Berfungsi juga untuk menjaga keselamatan di darat, laut dan udara.
Turah menceritakan awal sejarah pendirian Sandhi Murti, filsafat dan hakekatnya orang Bali dan beberapa penyempurnaan ilmu "Lembu Sekilan" yang dilakukannya dalam perguruan ini adalah disaat dilempar senjata tajam sudah bisa terpental, bahkan pernah dicoba ke salah satu muridnya dari luar negeri untuk ditembak senapan angin jarak dekat pun bisa meleset, dan masih banyak lagi.

Sandhi Murti memakai Kekuatan Aksara Bali guna menjelaskan hakekat bagaimana  Hidup dan Mati orang Bali, karena tujuan Agama Hindu adalah mencapai Moksa (bersatunya Atman kepada Brahman). Dengan perpaduan berbagai aksara Bali yang terdiri dari "DASA AKSARA" 
10 (sepuluh) yaitu I Ba Sa Ta A Ya Na Ma Ci Wa .
Aksara Ya adalah sebagai penegas makna selanjutnya kembali ke sunialoka, sehingga jumlah aksara menjadi 9 (sembilan). Angka 9 adalah sebagai simbol dari kesempurnaan.

Berawal dari I (Tuhan), ditiupkan Ba (Atma) ke dalam Sa (Prakrti) dibangkitkan dengan energi Tuhan (Ta), maka terciptalah A (manusia), Ya Na Ma Ci Wa, maksudnya, ya namamu Ciwa. Disini yang dimaksud adalah baru hanya nama, tetapi belum Ciwa. Tri aksaranya berurutan Mang Ung Ang. Dalam proses penciptaan aksara I (Tuhan Yang Maha Pencipta) memegang peran dalam menciptakan A (manusia), ia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna setingkat di bawah Dia. Dikatakan sempurna karena manusia diciptakan dalam satu wujud nyata yang terdiri dari sepuluh wujud maya, sembilan turun ke dunia dan satu tinggal di sunialoka. Dikatakan maya karena sukar dilihat dengan mata biasa dan dikenal orang sebagai Dewata Nawa Sanga (sembilan sinarnya Tuhan).

Posisi dari Dewata Nawa Sanga tersebut adalah 4 (empat) berada di luar diri manusia dan 5 (lima) lainnya matrap/bersatu didalam badan manusia atau disebut lima pancer. Empat diluar sifatnya menjaga dan menggoda yang wujud fisiknya berupa : air kawah, lamas, darah merah dan ari-ari. Keempat unsur ini dalam ajaran kanda pat dikenal dengan nama Anggapati, Mrajapati, Banaspati dan Banaspati Raja. Pemahaman tertinggi di Bali yang sampai sekarang masih dipelajari hanyalah tentang empat unsur manusia yang berada di luar dirinya (kanda pat) yaitu Sa, Ba, Ta. A, sedangkan lima lainnya belum diketemukan ataupun dipelajari/dikaji. Lima unsur yang berada di dalam diri manusia yang disembunyikan sejak manusia diciptakan oleh Tuhan adalah I, Na, Ma, Ci, Wa. Perwujudannya yang muncul adalah berupa sifat/nafsu yaitu : nafsu berbuat baik (Satwam), nafsu marah (Kroda), nafsu birahi (Kama), nafsu serakah (Lobha), iri hati (Matsarya). Kelimanya disebut Panca Ripu. Kelima unsur ini, bersatu dalam satu wujud yaitu PIKIRAN dan berkedudukan di kepala. Bagi umat Hindu di Bali lebih dikenal dengan simbol Omkara sungsang (terbalik). Kenapa disimbolkan terbalik? Karena pikiran yang masih dipengaruhi oleh Panca Indria lebih cenderung untuk bersifat negatif dan merusak sesuai dengan sifat dari Ciwa (pelebur). 

Siapakah pikiran itu ? Bhagavadgita Bab X Sloka (22) mengatakan :




Jadi pikiran itu adalah unsurnya Tuhan. Simbol dari lima pancer dalam upacara caru adalah ayam berumbun, sedangkan empat unsur yang di luar disimbolkan dengan ayam berwarna putih, kuning, merah dan hitam. Dalam cerita Mahabrata lima unsur yang berada didalam manusia disimbolkan oleh 5 orang Panca Pandawa dan empat unsur yang diluar diri manusia disimbolkan oleh empat punakawannya. Maka, manusia janganlah berhenti pada tingkat pengetahuan kanda pat karena belumlah sempurna, berusahalah mencapai tingkat yang lebih tinggi adalah KANDA SEMBILAN yaitu penyatuan sembilan sinar Tuhan di dalam PURA yang sejati yaitu diri manusia sendiri.

Aksara Bali yang menjadi LIMA AKSARA : 
Energi aksara ini disebut Panca Gni Aksara (Lima Huruf Api). Karena ketika mencapai puncaknya akan mengeluarkan cahaya (jyoti, teja) melalui lima pintu indra tubuh, yaitu : telinga, mata, mulut, ubun-ubun dan alat kelamin. Sehingga seolah-olah mengeluarkan api (ngendih).
Lima aksara tersebut adalah Si, Wa, Ya, Na, Ma. 
-Si adalah energi manifestasi Hyang Parama Acintya (Tuhan). - Wa adalah energi anugerah. - Ya adalah energi jiwa. - Na adalah energi kekotoran bathin yang menutupi kesadaran. - Ma adalah energi ke-aku-an (ahamkara) yang membelenggu kesadaran.
Video membangkitkan energi dalam tubuh dengan Aksara


Perjalanan Sandhi Murti ke Eropa Timur pun dikisahkan dari berbagai muridnya, seperti di Bulgaria yang diceritakan oleh Bapak Jun (orang terdekat Bapak I Gusti Ngurah Harta) dan Bapak Wawan (Wartawan SCTV) yang turut meliput perjalanan di Bulgaria. Warga negara disana menyambut dengan baik dan militansinya tinggi. Sandhi murti sudah memiliki beberapa cabang di luar negeri serta pengikut muridnya banyak dari berbagai kalangan kedokteran, tentara asing, FBI, termasuk artis Hollywood terkenal Lionel Richie (song : All night Long). Bahkan penjelasan dari guru spiritual Bulgaria (orang Sakti disana) mengakui bahwa perpaduan Aksara Bali yang memiliki kekuatan ini sangat mirip dengan kebudayaan mereka yang hilang dulu, dan sekarang sudah diketemukan dari perguruan Sandhi Murti (Bali Indonesia) saat Bapak I Gusti Ngurah Harta berkunjung kesana.

Dalam sesi terakhir acara dipertunjukkan demonstrasi , tentang bagaimana bila manusia yakin dalam berpikir, konsentrasi maka sesuatu akan menjadi kenyataan, hal ini terbukti oleh salah satu peserta dengan tangan keataa dan yakin bahwa ujung jari tangannya akan bisa memanjang maka terbukti bahwa jari nya benar-benar memanjang namun bisa kembali ke keadaan semula.

Awalnya sangat takjub, serta semakin penasaran dan diskusi terus berlanjut dengan memberi gambaran bahwa ada potensi besar dalam diri manusia ini yang mampu dihidupkan dengan aksara-aksara Bali, namun menurut Bapak I Gusti Ngurah Harta, beliau mengatakan hati-hatilah dalam penggunaannya, karena mampu membuat hal yang tidak diinginkan bila tidak dituntun oleh guru dengan benar.
Unsur TRI KAYA PARISUDHA harus selalu benar-benar dilaksanakan sebagai pedoman ajaran Sandhi Murti, yaitu berpikir, berkata dan berbuat yang baik.
Waspadalah dengan pikiran anda, kendalikanlah, karena itu sangat berbahaya bila tidak dituntun karena dari pikiran bisa mampu menjadi perbuatan. Hati-hati juga pada setiap perkataan ataupun janji anda, karena itu merupakan doa yang sangat ampuh, yang tidak dapat anda bayangkan dengan nalar/logika.
Sebagai contoh : apabila ada orang yang mengemis dan meminta Uang, namun anda mengatakan tidak punya uang maka suatu saat akan benar-benar tidak miliki uang. Sebaiknya katakan saja "saya ada uang , namun uang ini saya akan gunakan untuk keperluan saya yang lainnya, untuk beli bensin, kebutuhan hidup, dll.

Acara ditutup dengan session foto bersama Pendiri Sandhi Murti , Bapak I Gusti Ngurah Harta beserta pengurus DOK (Dapur Olah Kreatif) yang diketuai oleh Bli Putu Indrawan dan Bli Iwan Darmawan (Senior Alumni KMHDI). Dalam waktu dekat pun Sandhi Murti akan berangkat ke Lampung untuk menyalurkan bantuan kepada korban Kerusuhan warga Bali. Sampai saat ini Sandhi Murti lebih banyak melaksanakan aksi sosial dan membantu sesama guna menolong orang lain sekaligus sebagai perguruan ilmu olah bathin untuk perlindungan diri. Editor : RyGuN

My Watch (Jam)

Dog Pets (Anjing)